Artikel · Edukasi Trading

Margin Call Adalah: Arti, Beda dengan Stop Out, dan Cara Menghindarinya

Margin call adalah peringatan bahwa margin level akun Anda turun ke batas yang ditetapkan broker, karena equity tinggal sedikit dibanding margin yang dipakai posisi terbuka. Jika margin level terus turun sampai level stop out, sistem mulai menutup posisi secara otomatis. Di semua tipe akun Valetax, margin call tercantum di 60% dan stop out di 30%.

Web terminal MetaTrader di browser dengan jendela order AUDUSD dan baris balance, equity, serta free margin di tab Trade

Apa itu margin call dalam trading?

Margin call (sering disingkat MC) adalah kondisi ketika margin level akun turun ke batas peringatan yang ditetapkan broker. Artinya, equity Anda sudah terlalu kecil untuk menopang posisi yang sedang terbuka dengan nyaman.

Margin call sendiri belum menutup posisi. Di MetaTrader, kolom margin di tab Trade umumnya disorot merah sebagai tanda, dan posisi tetap berjalan sampai Anda bertindak atau margin level menyentuh stop out.

Istilah ini berasal dari masa ketika broker menelepon nasabah untuk meminta tambahan dana jaminan. Kini prosesnya otomatis; margin call trading, margin call forex, call margin, dan MC berarti hal yang sama.

Istilah margin call saham juga ada. Di pasar saham, margin call muncul pada rekening dengan fasilitas pembiayaan transaksi margin saat nilai jaminan turun melewati batas yang ditetapkan perusahaan sekuritas, lalu nasabah diminta menambah dana atau menjual sebagian saham. Prinsipnya mirip, tetapi aturan dan cara hitungnya berbeda dari forex dan CFD.

Stop out adalah apa? Beda margin call dan stop out

Stop out adalah level margin ketika sistem broker mulai menutup posisi secara otomatis agar equity tidak terus tergerus. Penutupan umumnya dimulai dari posisi dengan kerugian terbesar, lalu berhenti setelah margin level kembali di atas batas stop out.

Jadi, margin call adalah peringatan, sedangkan stop out adalah tindakan. Jarak di antara keduanya adalah ruang terakhir untuk mengambil keputusan sendiri.

Saat margin call terjadi, Anda bisa menaikkan margin level dengan menutup sebagian posisi agar margin terpakai berkurang, atau menambah deposit agar equity naik.

AspekMargin callStop out
ArtiPeringatan bahwa margin level sudah rendahPenutupan posisi otomatis oleh sistem
Level di akun Valetax60%30%
Posisi terbukaTetap berjalanDitutup bertahap, umumnya mulai dari yang rugi terbesar
Membuka posisi baruTidak bisa, karena free margin sudah minusTidak bisa
Yang bisa Anda lakukanTutup sebagian posisi atau tambah depositEvaluasi ukuran lot sebelum posisi berikutnya

Rumus margin level dan cara membacanya

Margin level dihitung dengan rumus equity ÷ margin terpakai × 100%. Angka inilah yang dibandingkan dengan level margin call dan stop out, bukan balance Anda.

Karena equity ikut bergerak bersama untung atau rugi berjalan, margin level berubah setiap kali harga bergerak. Bila tidak ada posisi terbuka, margin level tidak ditampilkan karena belum ada margin yang dipakai.

Dari rumus itu, margin call 60% tercapai saat equity tinggal 60% dari margin terpakai. Stop out 30% tercapai saat equity tinggal 30% dari margin terpakai.

  • Equity: balance ditambah atau dikurangi untung/rugi berjalan (floating).
  • Margin terpakai: dana jaminan yang dikunci untuk semua posisi terbuka.
  • Free margin: equity dikurangi margin terpakai, yaitu dana yang masih bebas untuk posisi baru.
  • Margin level: equity ÷ margin terpakai × 100%.

Contoh hitungan margin call 60% dan stop out 30%

Misalkan balance Anda $100 di akun dengan 1 lot = 100,000 unit, lalu Anda membuka buy 0.1 lot EURUSD di harga 1.1000 dengan leverage 1:500. Nilai posisinya $11,000, margin terpakai $22, dan setiap 1 pip bernilai $1.

Margin level awalnya $100 ÷ $22 × 100% ≈ 455%. Margin call 60% tercapai saat equity turun ke $13.20 (60% × $22), yaitu setelah rugi sekitar 87 pip, dan stop out 30% tercapai di equity $6.60 setelah rugi sekitar 93 pip.

Angka di tabel disederhanakan: harga hanya ilustrasi, margin dianggap tetap, serta spread dan komisi belum dihitung. Untuk posisi Anda sendiri, periksa equity, used margin, dan margin level yang ditampilkan platform serta ketentuan simbol. Kalkulator lot dan pip di situs ini tidak menghitung margin level.

Rugi berjalanEquityMargin levelStatus akun
$0 (0 pip)$100≈ 455%Longgar, free margin $78
$34 (34 pip)$66300%Masih longgar, free margin $44
$67 (67 pip)$33150%Mulai menipis, free margin $11
$78 (78 pip)$22100%Free margin $0, tidak bisa buka posisi baru
$86.80 (≈ 87 pip)$13.2060%Margin call
$93.40 (≈ 93 pip)$6.6030%Stop out, posisi ditutup otomatis

Ukuran lot menentukan jarak ke margin call

Faktor terbesar yang menentukan kapan margin call terjadi adalah ukuran lot dibanding equity. Lot besar membuat margin terpakai besar dan nilai per pip tinggi, sehingga equity cepat menyentuh 60% dari margin.

Tabel berikut memakai skenario yang sama: balance $100, EURUSD 1.1000, leverage 1:500, dan akun dengan 1 lot = 100,000 unit.

Leverage juga berpengaruh, tetapi jauh lebih kecil. Dengan 0.1 lot, margin call datang setelah sekitar 67 pip pada leverage 1:200 dan sekitar 97 pip pada 1:2000.

Ukuran lotMargin terpakaiNilai 1 pipMargin level awalMargin call (60%) setelahStop out (30%) setelah
0.01 lot$2.20$0.10≈ 4,545%≈ 987 pip≈ 993 pip
0.05 lot$11$0.50≈ 909%≈ 187 pip≈ 193 pip
0.1 lot$22$1≈ 455%≈ 87 pip≈ 93 pip
0.2 lot$44$2≈ 227%≈ 37 pip≈ 43 pip
0.4 lot$88$4≈ 114%≈ 12 pip≈ 18 pip

Cara menghindari margin call

Cara paling efektif menghindari margin call adalah menjaga margin level tetap tinggi sejak sebelum posisi dibuka. Berikut kebiasaan yang membantu.

  1. 1

    Hitung lot dari batas risiko

    Tentukan batas rugi per transaksi, misalnya 1–2% modal, lalu bagi dengan jarak stop loss. Modal $100 dengan risiko 2% dan stop loss 20 pip menghasilkan nilai pip $0.10, setara 0.01 lot EURUSD.

  2. 2

    Pasang stop loss di setiap posisi

    Stop loss menutup posisi jauh sebelum margin call. Pada contoh 0.1 lot di atas, stop loss 30 pip membatasi rugi di $30 sehingga margin level masih sekitar 318%.

  3. 3

    Sisakan free margin yang lega

    Usahakan margin terpakai tidak lebih dari 10–20% equity. Itu setara margin level awal sekitar 500–1,000% atau lebih, jauh dari batas 60%.

  4. 4

    Jangan menambah lot saat posisi rugi

    Setiap posisi baru menambah margin terpakai dan nilai per pip. Menambah lot ketika floating rugi justru mempercepat equity menyentuh 60% dari margin.

  5. 5

    Perhatikan jadwal berita

    Rilis data penting bisa membuat harga bergerak cepat dan spread melebar. Cek kalender ekonomi dan kecilkan lot menjelang berita besar.

  6. 6

    Latihan di akun demo atau Cent

    Akun demo membantu Anda membaca margin level tanpa dana real. Akun Cent memungkinkan lot yang sangat kecil dengan dana real.

Margin call dan stop out di akun Valetax

Valetax mencantumkan margin call 60% dan stop out 30% untuk semua tipe akun: Cent, Standard, ECN, Booster, Bonus, dan PRO. Yang berbeda adalah leverage maksimum, ukuran kontrak, dan deposit minimal.

Untuk modal kecil, akun Cent memberi ruang paling lega karena 1 lot = 1,000 unit. Lot 0.01 di akun Cent setara 10 unit, sehingga nilai pipnya seratus kali lebih kecil dari 0.01 lot di akun Standard. Saldo akun Cent ditampilkan dalam sen, tetapi margin level tetap berupa persentase dengan rumus yang sama.

Leverage yang berlaku untuk akun dan instrumen Anda bisa dicek di Area Member dan spesifikasi simbol di MT4 atau MT5. Ringkasan per akun juga ada di halaman Margin Valetax.

AkunDeposit minimalUkuran kontrakLeverage hinggaMargin call / stop out
Cent$81 lot = 1,0001:100060% / 30%
Standard$81 lot = 100,0001:200060% / 30%
ECN$501 lot = 100,0001:200060% / 30%
Booster$81 lot = 100,0001:200060% / 30%
Bonus$81 lot = 100,0001:50060% / 30%
PRO$5001 lot = 100,0001:200060% / 30%

Daftar Akun

Pertanyaan Umum

Margin call adalah apa dalam trading forex?

Margin call adalah peringatan saat margin level (equity ÷ margin terpakai × 100%) turun ke batas yang ditetapkan broker. Posisi belum ditutup, tetapi ruang geraknya sudah sempit. Di akun Valetax, margin call tercantum di 60%.

Apa itu MC dalam trading?

MC adalah singkatan dari margin call. Di MetaTrader, kondisi ini umumnya ditandai kolom margin yang disorot merah di tab Trade. Jika margin level terus turun, posisi akan ditutup otomatis saat menyentuh level stop out.

Stop out adalah apa?

Stop out adalah level margin ketika sistem mulai menutup posisi secara otomatis, umumnya dimulai dari posisi dengan kerugian terbesar. Di semua tipe akun Valetax, stop out tercantum di margin level 30%. Penutupan berhenti setelah margin level kembali di atas batas tersebut.

Apa beda margin call dan stop out?

Margin call adalah peringatan, sedangkan stop out adalah penutupan posisi otomatis. Di Valetax, margin call terjadi di margin level 60% dan stop out di 30%. Selisih di antara keduanya adalah kesempatan untuk menutup sebagian posisi atau menambah dana.

Bagaimana cara menghindari margin call?

Pakai lot yang sesuai modal, pasang stop loss di setiap posisi, dan sisakan free margin yang lega. Contohnya, dengan modal $100 dan leverage 1:500, lot 0.01 EURUSD memberi jarak hampir 1,000 pip ke margin call, sedangkan lot 0.4 hanya sekitar 12 pip.

Apakah setelah margin call posisi langsung ditutup?

Tidak. Margin call hanya peringatan; posisi baru ditutup otomatis saat margin level menyentuh stop out. Saat harga bergerak cepat, jarak dari 60% ke 30% bisa terlewati dalam waktu singkat, jadi sebaiknya bertindak sebelum margin call.

Sumber dan pembaruan

Halaman ini diperbarui 19 Oktober 2026. Data akun Valetax dicek dari valetax.com; kondisi dapat berubah, jadi cek kembali di Area Member.

Peringatan risiko: Trading forex/CFD berleverage berisiko tinggi. Pastikan layanan tersedia di wilayah Anda dan baca dokumen legal sebelum membuka akun.

Sebelum daftar

Cek data utama, lalu daftar akun

Bandingkan minimum deposit, platform, biaya, dokumen akun, dan risiko trading. Setelah jelas, lanjut daftar dari tombol utama.

Daftar Akun